Peristiwa Menarik pada Masa Reformasi di Mata Anak IPA


Foto Presiden Habibie 1998.jpg


     Di Indonesia ada banyak masa pemerintahan dari masa ke masa. Salah satunya adalah masa reformasi. Masa reformasi dimulai dengan mundurnya Suharto sebagai Presiden RI karena desakan dari beberapa pihak. Dengan mundurnya Suharto maka sesuai dengan peraturan yang berlaku Wakil Presiden saat itu B. J. Habibie yang mana bergelar professor di bidang keteknikan dan terkenal karena kejeniusannya diangkat menjadi Presiden RI ke-3. Dengan ada berbagai polemik yang menganggap naiknya B. J. Habibie inkonstitusional atau tidak sah di mata hukum formal saya menganggap ini adalah peristiwa yang menarik. 

     Setelah dilantik Pak Professor membentuk kabinet baru yang dinamakan Kabinet Reformasi Pembanguan. Kabinet diisi dari segala unsur mulai dari ABRI sampai parpol-parpol. Saat pertemuan dengan para mentri barunya Pak Professor merancang undang-undang yang menurut saya adalah langkah yang bagus yaitu membatasi masa kepemimpinan presiden yang hanya dua periode (satu periode lima tahun). 

    Hal lain yang membuat saya menyukai langkah Pak Professor adalah semakin terbukanya pemerintah di kalangan pers. Ini membuktikan bahwa pemerintahan B. J. Habibie mengutamakan keterbukaan dan transparansi untuk rakyatnya. Presiden juga sudah membebaskan untuk menyampaikan pendapat di depan umum. The Real Democracy!!. Di bidang ekonomi, nilai tukar rupiah terhadap Dollar Amerika menyentuh di bawah Rp 10.000 yang mana adalah prestasi yang bagus karena jarang sekali Rupiah sangat kuat seperti ini. Hal yang paling menarik adalah lepasnya Timor Timur dari Indonesia. Mengapa? Karena menurut saya lepasnya Timor Timur adalah sesuatu yang menguntungkan karena dengan merdekanya Timor Timur beban negara akan berkurang atau bisa dikatakan tidak memakan uang negara, rakyatnya pun hanya 700.000 jiwa saat itu. Menurut saya ini adalah langkah yang cerdas dari Pak Professor mulai dari pertimbangan SDM dan SDA serta keinginan rakyatnya untuk berpisah dari NKRI.

     Uraian di atas adalah alasan-alasan saya tertarik dengan peristiwa seorang ahli insinyur/keteknikan menjadi Presiden RI yang berhasil memperbaiki pemerintahan "demokrasi palsu" sebelumnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tokoh Indonesia yang Menginspirasi